Cara setting VOIP menggunakan Cisco Packet Tracer





 APA Itu VOiP? (Voice over Internet Protocol)
adalah Teknologi yang menjadikan media internet untuk bisa melakukan komunikasi suara 
 jarak jauh secara langsung. Sinyal suara analog, seperti yang anda dengar ketika
 berkomunikasi di telepon diubah menjadi data digital dan dikirimkan melalui jaringan berupa
 paket-paket data secara real time.


JURUS JITU MEMBANGUN VOIP DENGAN CISCO PAKET TRACER
1.     Mensetting switchport switch
2.     Mengkonfigurasi interface secara static pada router
3.     Mengkonfigurasi interface host secara auto (DHCP)
4.     Mensetting voip pada router
5.     Mensetting dial number untuk IP Phone

Kemudian kita akan masuk ke konfigurasi switchport, langkah – langkahnya adalah :
1.     Pertama, Kita klik pada gambar switch, lalu masuk ke tab CLI
           (kita akan mengkonfigurasi dengan menggunakan command line ).
2.     Pada tab CLI ketikkan perintah “en”. Kemudian “config terminal”
(kita akan mulai untuk masuk ke konfigurasi ).
3.     Kemudian masukkan perintah “int range fa0/1-24”
( untuk memberikan semua port switch (port 1-24) kepada switchport voice).
4.     Kemudian ketikkan “switchport voice vlan 1”
(untuk membuat vlan id yang default berada di dalam vlan 1).
5.     Kemudian kita keluar dari config terminal. Caranya yaitu dengan menuliskan perintah “exit”.
Konfigurasi switchport telah selesai, selanjutnya kita harus melelukan konfigurari router. Berikut langkah – langkah untuk konfigurasi router :
1.     Di sini kita akan mengkonfigurasi dengan menggunakan command line, caranya yaitu Kita klik pada gambar router, lalu masuk ke tab CLI.

2.     Untuk memulai konfigurasi router. Pada tab CLI ketikkan perintah “en”. Kemudian “config terminal” .
3.     Lalu ketikkan “ip dhcp pool voice”.
4.     Lalu kita masukkan ip network & subnet mask pada konfigurasi dhcp, saya menggunakan network 20.20.20.0 dan subnet mask kelas C. Cara memasukkannya yaitu ketikkan “network 20.20.20.0 255.255.255.0”
5.     Lalu tentukan ip router pada dhcp. Caranya yaitu dengan memasukkan perintah “default-router 20.20.20.10”
6.     Kemudian kita tentukan berapa jumlah ip maksimal yang akan dilepaskan pada DHCP. Misalnya kita akan memberikan 150 ip yang dimulai dari 20.20.20.1sampai 20.20.20.152, caranya kita harus mengetikkan perintah “option 150 ip 20.20.20.1”
7.     Kemudian keluar dari konfigurasi dhcp caranya yaitu dengan mengetikkan perintah “exit”.
8.     Supaya ip router yaitu 20.20.20.10 tidak ikut diberikan ke host pada DHCP maka kita harus memasukkan perintah “ip dhcp excluded-address 20.20.20.10”
9.     Sekarang kita akan mengkonfigurasi interface pada router, caranya yaitu dengan mengetikkan “int fastethernet 0/0”.
10.  Kemudian kita berikan ip pada router secara static, caranya yaitu    dengan mengetikkan “ip address 20.20.20.15 255.255.255.0”.
11.  Kemudian kita aktifkan konfigurasi ip tersebut, caranya yaitu dengan mengetikkan “no shutdown”.
12.  Lalu kita keluar dari config terminal, caranya dengan mengetikkan “exit”
13.  Kemudian masuk ke konfigurasi VoIP kita harus mengetikkan “telephony-service”
14.  Kemudian kita memberikan jumlah ipphone dan dial number maksimal, caranya yaitu dengan mengetikkan “max-ephones 3” dan “max-dn 3”
15.  Kemudian kita tentukan sumberip pada ip phone, caranya yaitu dengan mengetikkan “ip source-address 20.20.20.15 port 2000”
16.  Ketik “auto assign 4 to 6” kemudian “auto assign 1 to 5” dan “exit”
Selanjutnya kita akan mengkonfigurasi dial number untuk setiap ip phone
1.     Ketikkan “ephone-dn 1”. Kemudian tekan enter 2 kali
2.     Ketikkkan “number 111”
(kita memberikan dial number pada ip phone 1 yaitu 111)
3.     Ketikkan “ephone-dn 2”. Kemudian tekan enter 2 kali
4.     Ketikkan “number 222”
(kita memberikan dial number pada ip phone 2 yaitu 222)
mau kuliah jago ngaji dan pinter IT? klik

Komentar